Diberdayakan oleh Blogger.

Septa Zona Time haha :)

RSS

Curahan Hati Bunda

 Mari kita renungkan....

Dear : Anak Ku Sayang

        Saat kau membaca surat ini, mungkin bunda sudah pergi jauh dari sisimu. Sebenarnya bukannya Bunda mau meninggalkan mu sendirian dikerasnya dunia nak, namun apalah daya bunda, bunda tidak mungkin bisa dapat melawan kuasa TUHAN. Anakku yang terkasih maafkan bunda selama ini tidak bisa menjadi bunda yang terbaik bagimu, bunda yang selalu ada saat kau butuh, bunda yang selalu hadir disaat kau kesepiaan dan bunda yang bisa menjadi sosok idola bagimu. Ya kau berhak marah dan kecewa kepada bunda nak, tapi yang perlu kau ketahui bunda selalu berusaha untuk menjadi lilin dihatimu sayang untuk menerangi hatimu yang gelap.

        Bunda masih ingat nak, saat kau terlahir didunia ini kau langsung menangis, menagis disamping bunda tapi bunda coba tersenyum agar kau tidak tau betapa sakitnya bunda mempertahankan mu untuk hadir kedunia ini. Saat kau belajar berjalan bunda dengan setia membawa mu ketempat yang nyaman agar kau tak kesakitan bila kau nanti terjatuh. Saat kau sakit bunda dengan ikhlas merawat sampai kau sembuh, hingga bunda bergadang disampingmu . Disaat tiba untuk pertama kalinya kau bersekolah bunda mengantarkan mu dan memastikan bahwa kamu nyaman berada dilingkunganmu yang baru nak. Hingga tiba saat nya kau menyelesaikan study mu, jujur bunda sempat menangis saat namamu dipanggil dan kamu disuruh naik ke podium karena kau menjadi siswa terbaik. Bunda merasa bangga mempunyai anak sepertimu. Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, dan sekarang kau sudah dewasa. Sekarang kau memiliki kehidupan yang baru bersama keluarga mu yang baru. Bunda sedih karena kau tidak akan memiliki waktu lagi untuk bunda. Sekarang kau sudah jauh dari bunda dan kau jarang mengunjungi bunda mu yang sakit-sakitan ini, ya bunda tau kau sibuk dengan pekerjaan mu dan juga keluarga mu. Tapi bunda cuma berharap kau tidak melupakan bunda mu yang sudah semakin penyakitan ini. Hari berlalu begitu saja dengan kesendirian bunda tanpa kau hadir disamping bunda hingga tiba akhirnya Tuhan memanggil bunda untuk kembali disisiNya.

       Saat kau melihat tumpukan tanah yang diatasnya ada batu nisan bertuliskan nama bunda, bunda mohon kau coba untuk tersenyum karena bunda tidak ingin kau bersedih karena bunda. Dan saat kau menerima dan membaca surat bunda, bunda harap kau dapat mengerti isi hati bunda selama ini. Bunda ingin yang terbaik buat anak bunda. Bunda ingin anak bunda menjadi teladan dikeluarga dan lingkungan sekitar. Bunda tidak ingin melihat anak bunda menangis gara-gara bunda. Untuk terakhir kali nya bunda ingin anak bunda tau kalau bunda mencintai mu tulus nak.


Teriring Doa dan Cinta dari Bunda mu


Coba kita renungkan seberapa besar kasih sayang bunda kepada kita. Seberapa tulus dia menyayangi kita.  Nahh saya sisipkan juga beberapa kata-kata yang mungkin dapat membuka mata hati anda. Kata-kata ini juga merupakan curahan hati seorang bunda.


~  Bila bunda boleh memilih apakah bunda berbadan lansing atau berbadan besar karena mengandungmu maka bunda akan memilih mengandungmu.


~  Bila bunda boleh memilih apakah bunda harus operasi caesar atau bunda harus berjuang melahirkanmu, maka bunda memilih berjuang melahirkanmu, karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga.

 

~  Bila bunda boleh memilih duduk belama-lama diruang rapat atau duduk dilantai menemanimu menempelkan puzzle, maka bunda lebih memilih bermain puzzle denganmu.


~  Bila bunda boleh memilih apakah bunda berdada indah atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu, maka bunda akan memilih menyusuimu, karena dengan menyusuimu bunda telah membekali hidupmu dengan tetesan-tetesan dan tegukan-tegukan yang sangat berharga.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar